Kios pupuk bersubsidi di Yosowilangun. Foto: Info Lumajang

Permintaan Pupuk Subsidi Tinggi di Lumajang, Stok Kios Terkontrol

Pembelian Pupuk Subsidi Menggunakan KTP

Menurutnya, setiap petani yang datang ke kios selalu mendapatkan pupuk, yang menunjukkan kondisi stok dalam keadaan aman.

Saat ini, total stok pupuk di kios mencapai 3.472 kilogram, yang terdiri dari Urea sebanyak 1.517 kg, NPK Phonska 1.035 kg, dan pupuk organik 920 kg.

Jumlah tersebut lebih rendah dari biasanya karena adanya kebijakan peralihan dari pupuk Urea prill produksi Pusri Palembang ke pupuk granul dari Pupuk Kalimantan Timur.

Sehingga stok lama harus dihabiskan terlebih dahulu. Perubahan ini dinilai lebih diminati oleh petani.

Meski demikian, masih terdapat kendala dalam mekanisme penebusan, terutama pada lahan yang digarap oleh penyewa.

Untuk lahan milik sendiri, petani cukup membawa KTP. Namun pada lahan sewa, pemilik lahan sering kali tidak hadir atau tidak memberikan kuasa, khususnya jika berada di luar daerah.

Rudy mengaku kerap membantu dengan mendatangi pemilik lahan yang masih berada di wilayah Kecamatan Yosowilangun.