Tangkapan CCTV Gunung Semeru. Foto: MAGMA

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Warga Diminta Waspada

Info Lumajang - Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang kembali mengalami erupsi pada Rabu malam (12/03), pukul 20.44 WIB.

Meskipun tinggi kolom abu tidak teramati secara visual akibat cuaca berkabut, aktivitas vulkanik terekam jelas melalui alat seismograf. Data menunjukkan amplitudo maksimum erupsi mencapai 22 mm dengan durasi sekitar 1 menit 35 detik.

Petugas Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Lumajang, Nur Cahyo, menyampaikan bahwa saat ini Gunung Semeru masih berstatus Level II atau Waspada.

"Kami meminta agar warga di sekitar Besuk Kobokan untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 8 km dari puncak, terutama di sektor tenggara, karena berpotensi terkena awan panas guguran," himbaunya.

Selain itu, masyarakat juga dilarang melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif karena potensi lontaran material pijar yang dapat membahayakan keselamatan. Warga di sepanjang daerah aliran sungai seperti Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat juga diminta waspada terhadap potensi aliran lahar dan guguran lava.

"Informasi terbaru mengenai aktivitas Semeru dapat diakses melalui laman MAGMA Indonesia di https://magma.esdm.go.id maupun kanal media sosial resmi PVMBG," ujarnya.

Kesiapsiagaan masyarakat dan kepatuhan terhadap rekomendasi dari pihak berwenang sangat penting untuk mengurangi risiko bencana. BPBD Lumajang berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat menjaga keselamatan bersama di tengah meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Semeru.