Wisatawan asing di air terjun Tumpaksewu. Foto: IG/bbbestie
Bromo Ditutup, Wisatawan Mancanegara Dialihkan ke Tumpak Sewu Wisata
Dampak Penutupan Wisata Bromo Akibat Kebakaran
Salah satu destinasi yang ditawarkan adalah Air Terjun Tumpak Sewu di Kabupaten Lumajang. Keindahan panorama alam yang ditawarkan Tumpak Sewu menjadi pertimbangan dalam memilih destinasi alternatif bagi wisatawan asing.
"Biasanya kan turis asing itu bisa lima hari di sini dan Bromo didatangi di hari kedua atau tiga. Karena tidak bisa dikunjungi, kita arahkan ke tempat wisata lain," katanya.
Selain memiliki daya tarik alam, Tumpak Sewu juga dinilai cukup strategis karena lokasinya relatif dekat dengan kawasan Bromo. Hal tersebut membuat perubahan itinerary wisatawan menjadi lebih mudah dilakukan.
Istikmal mengatakan, sejauh ini penutupan Bromo belum berdampak langsung terhadap pendapatannya. Ia menyebut belum ada wisatawan yang meminta pengembalian biaya atau refund akibat perubahan destinasi.
"Yang susah kalau mereka minta refund, tapi sejauh ini belum ada yang minta refund. Jadi kami arahkan untuk ke tempat wisata lain," tuturnya.
Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) telah terjadi sejak Senin, 3 Agustus 2026. Kebakaran tersebut diduga dipicu aktivitas manusia dan hingga kini telah membakar lahan lebih dari 889 hektare.
Seluruh aktivitas wisata di kawasan Bromo ditutup sementara untuk mendukung proses pemadaman dan menjaga keselamatan pengunjung. Wisatawan yang sudah memiliki tiket diberikan pilihan untuk menjadwalkan ulang kunjungan atau mengajukan pengembalian biaya tiket sesuai ketentuan yang berlaku.