Wisatawan asing di air terjun Tumpaksewu. Foto: IG/bbbestie

Bromo Ditutup, Wisatawan Mancanegara Dialihkan ke Tumpak Sewu

Info Pronojiwo - Penutupan kawasan Gunung Bromo akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membuat sejumlah pemandu wisata harus mengubah rencana perjalanan wisatawan mancanegara yang telah tiba di Jawa Timur.

Pemandu wisata Bromo, Istikmal, mengatakan kondisi tersebut mengharuskannya memberikan penjelasan kepada wisatawan asing yang sebelumnya telah memasukkan Bromo dalam daftar destinasi perjalanan mereka.

Menurut Istikmal, wisatawan mancanegara biasanya sudah memiliki susunan perjalanan yang cukup terencana selama berada di Indonesia. Bromo menjadi salah satu tujuan yang umumnya telah dijadwalkan sejak awal.

Untuk menjelaskan situasi secara lebih jelas, Istikmal memperlihatkan foto dan video kondisi kebakaran kepada wisatawan. Cara tersebut dilakukan agar mereka memahami alasan kawasan Bromo tidak dapat dikunjungi untuk sementara waktu.

"Yang sulit itu menjelaskan ke wisatawan, utamanya yang mancanegara, kalau Bromo tidak bisa dikunjungi," ujar Istikmal, Rabu (12/08/2026).

Ia menyebut, wisatawan asing rata-rata menghabiskan waktu sekitar lima hari dalam perjalanan mereka. Kunjungan ke Bromo biasanya berada di hari kedua atau ketiga dari rangkaian perjalanan tersebut.

Karena Bromo ditutup, pemandu wisata kemudian menawarkan sejumlah destinasi lain sebagai pengganti. Langkah ini dilakukan agar agenda liburan wisatawan tetap dapat berjalan meskipun salah satu tujuan utama mereka tidak bisa dikunjungi.