Bencana banjir di Rojopolo Lumajang (31/10). Foto: Istimewa/Info Lumajang
Banjir Genangi Desa Rojopolo, BPBD Lumajang Tangani Cepat dan Efektif Event dan Peristiwa
Sinergi Lintas Elemen Mitigasi Bencana Banjir Lumajang
"Langkah pertama yang kami ambil adalah memastikan keselamatan warga, lalu memastikan kebutuhan dasar seperti makanan siap saji dan air bersih segera terpenuhi," tambah Yudi.
Sebagai langkah darurat, pihak pemerintah setempat membuka pintu air di Dusun Persil untuk mempercepat proses penurunan debit air. Upaya ini dimaksudkan agar genangan bisa segera surut.
Selain itu, distribusi bantuan logistik pun terus dilakukan untuk meringankan beban warga terdampak. BPBD Kabupaten Lumajang telah menyalurkan bantuan berupa 60 kaleng makanan siap saji, 524 kaleng tambahan gizi, serta 615 kaleng lauk pauk.
Sementara itu, SDN Rojopolo 02, yang tergenang di bagian halaman sekolah sementara melaksanakan pembelajaran secara daring untuk menjamin keselamatan siswa.
Hingga pukul 11.00 WIB pada Jumat (31/10/2025), genangan air di beberapa titik mulai surut berkisar antara 10 hingga 60 sentimeter. Tim gabungan tetap bersiaga untuk memantau perkembangan situasi, mengingat kemungkinan hujan susulan yang dapat memperburuk keadaan.
Yudi juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan PUSDATIN Provinsi Jawa Timur untuk memperkuat dukungan teknis dan logistik, serta memastikan pemantauan debit sungai dan potensi cuaca ekstrem di wilayah hulu.
"Meski genangan air sudah mulai surut, kami tetap mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi hujan intensitas tinggi beberapa hari ke depan. Kami juga siap memberikan bantuan dan informasi terkait kondisi darurat," jelas Yudi.