Sejumlah pembeli saat memilih baju. Foto: Radar Jember
Jika Tak Borong Terasa Kurang Lengkap, Pusat Perbelanjaan Lumajang Diserbu Warga Ragam
Info Lumajang - Sejumlah pusat perbelanjaan di Lumajang mulai dipadati pengunjung, seiring warga yang berbondong-bondong memborong baju Lebaran untuk dikenakan saat Hari Raya nanti.
Tradisi berburu baju Lebaran memang menjadi momen yang selalu dinanti setiap tahun. Nanik Wijayati, salah satu pengunjung, mengaku merasa kurang lengkap jika tidak membeli baju baru untuk dikenakan saat Hari Raya.
Menurutnya, tradisi tersebut sudah melekat sejak lama dalam dirinya, sehingga kebiasaan membeli baju baru itu rutin dilakukan setiap tahun untuk menyambut datangnya Hari Raya.
"Ini kan sudah jadi tradisi. Untuk menyambut bulan penuh berkah, kita berupaya semaksimal mungkin mengenakan pakaian terbaik," ujarnya.
Uniknya, tak hanya satu potong baju yang dibeli, tetapi satu keluarga sekaligus diborongkan dengan jumlah yang cukup banyak. Fenomena ini terlihat di sejumlah pusat perbelanjaan di Desa Labruk Lor, Kecamatan Lumajang, yang mulai dipadati pembeli menjelang Hari Raya.
Sejak awal Ramadan, pusat perbelanjaan tersebut sudah ramai dikunjungi konsumen dan bahkan kerap membludak dibanding hari biasa. Mereka pun rela berburu sejak pagi hari demi mendapatkan pakaian terbaik untuk dikenakan saat Hari Raya.
"Biasanya sejak pagi sudah berburu baju bersama anak dan suami, karena kalau tidak cepat bisa kehabisan model terbaru," pungkas Afila Agusten, salah satu pengunjung seperti dilansir Radar Jember.