Revitalisasi Jalan Raya PB Sudirman. Foto: Info Lumajang

Dinas PUTR Lumajang Tegaskan Revitalisasi Jalan Raya PB Sudirman Usung Identitas Lokal, Bukan Tiru Malioboro

Info Lumajang - Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Lumajang meluruskan berbagai spekulasi masyarakat terkait konsep revitalisasi Jalan Raya Panglima Besar (PB) Sudirman.

Penataan kawasan yang menjadi salah satu koridor utama pusat kota tersebut dipastikan mengusung identitas khas Lumajang, bukan meniru konsep kawasan Malioboro di Yogyakarta maupun Kayutangan di Malang.

Kepala Dinas PUTR Lumajang, Endah Mardiana, melalui Kepala Bidang Bina Marga, Heri Kurniawan, menjelaskan bahwa konsep utama proyek tersebut berfokus pada peningkatan kualitas jalan dan penataan pedestrian atau trotoar.

Upaya ini sekaligus diarahkan untuk mempercantik wajah perkotaan serta mendorong aktivitas ekonomi di kawasan pusat kota.

"Kita inginnya ya Lumajang, Lumajang sendiri. Harapannya kita bangun ini biar kota lebih bagus dari sebelumnya. Konsep awalnya murni perbaikan jalan dan pedestrian untuk membangkitkan ekonomi area pusat kota," ujar Heri saat dikonfirmasi.

Ia juga menanggapi beredarnya gambar desain revitalisasi di media sosial yang memunculkan beragam persepsi masyarakat. Menurutnya, gambar tersebut merupakan hasil kreasi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), sehingga tidak mencerminkan desain resmi yang menjadi acuan pelaksanaan proyek.

"Terkait foto yang kemarin berkembang itu kan AI. Konsep AI itu ya tidak sama dengan perencanaannya," tegasnya.